Terkunci
dalam ruang hati yang jauh dari suci
Terperangkap
dalam getaran cinta makhluk Ilahi
Terpikat
oleh bujuk rayu duniawi yang kian menepi
Tergolek
lemas komitmen yang sejatinya alarm diri
Bibir
yang kelu, tangan kaki yang kaku
Mata
yang mulai sendu
Memberontak
untuk tidak mengikuti nafsu
Meredupnya
cahaya semakin membuat merindu Mu
Menyuci
hati dari kerdilnya ilmu
Mempompa
kesadaran yang sempat jeda
Memupuk
keimanan dengan ketakwaan
Menyiraminya
dengan air keistiqomahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar