Selasa, 23 Desember 2014

Kealpaan Diri



Terkunci dalam ruang hati yang jauh dari suci
Terperangkap dalam getaran cinta makhluk Ilahi
Terpikat oleh bujuk rayu duniawi yang kian menepi
Tergolek lemas komitmen yang sejatinya alarm diri

Bibir yang kelu, tangan kaki yang kaku
Mata yang mulai sendu
Memberontak untuk tidak mengikuti nafsu
Meredupnya cahaya semakin membuat merindu Mu
Menyuci hati dari kerdilnya ilmu

Mempompa kesadaran yang sempat jeda
Memupuk keimanan dengan ketakwaan
Menyiraminya dengan air keistiqomahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar