Masa kecilku, mungkin adalah hal terindah dalam hidup ini. Dengan rutinitas yang tak jauh beda setiap harinya. Pagi-pagi hingga siang adalah jadwal ku ke sekolah, siangnya istirahat sebentar dan setelah itu pergi mengaji TK/TPA, sorenya sepulang dari mengaji masih ada sedikit waktu untuk bermain bersama anak-anak kecil lainnya. Malamnya, tak ada hal ada yang tidak bermanfaat kami gunakan. Ba'da maqrib aku dan anak-anak separuh baya ku tetap melakukan hal posifit yaitu mengaji di sebuah pesantren di desa. Sepulang dari pengajian pun tak ada waktu untuk berkeluyuran, karena pulang mengaji adalah waktu untuk belajar. Ketika belajar pun aku tetap mendapat pengawasan orang tua, menanyakan kepada mereka pelajaran yang belum aku pahami. Setelah belajar aku pun bebas, bisa nonton atau pun langsung tidur asalkan tidak sampai larut malam. Begitulah rutininitas kecil ku tiap hari. Tidak ada beban-beban berat yang bersemayam dipikiran ku. Mungkin masa itu, boleh dikatakan beban terberat ku adalah mengerjakan tugas-tugas sekolah atau menghafal beberapa ayat-ayat Al-qur'an maupun doa-doa. Masih teringat waktu itu, guru ngaji meminta kami untuk menghafal juz Amma, seandainya ada 3 ayat yang tidak terhafal maka siap-siap la telapak tangan kami untuk "dilibes" (Red, dipukul) dengan kayu 3 kali juga. Jadi semangat menghafal pun makin meningkat. Cara mereka (red, guru) seperti itu menurutku adalah cara yang tepat, dengan begitu kami pun merasa takut akan mendapat hukuman tersebut, jadi kami pun harus belajar giat dan sungguh-sungguh. Hukuman yang diberikan juga tidak begitu sakit, karena tidak meninggalkan bekas, hanya sakit sesaat. Aku rindu masa-masa itu, masa kecilku. Dimana aku dengan teman-teman yang lainnya bisa bebas tanpa berat yang harus dipikul. Bermain lompat tali, sembunyi gong, bermain kasti, kelereng dan beberapa permainan lainnya yang pernah ku rasakan di waktu itu. Berbeda dengan sekarang ketika beranjak menjadi wanita dewasa, sejumlah tuntutan yang harus ku kejar.
Masa kecilku, aku merindu mu :)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar