Satu kata yang bisa ku panjatkan pada Robb ku "Alhamdulillah". Sebuah kata singkat yang mempunyai makna yang begitu dalam. Rasa syukurku yang harus ku tingkatkan, karena begitu banyak anugrah-Nya yang telah dikirimkan untukku. Kemarin-kemarin ku menyibukkan diri untuk melamar pekerjaan. Dengan semangat yang menggebu-gebu, tak henti-hentinya ku berusaha. Dan pada akhirnya belum membuahkan hasil. Terakhir mengantar lamaran bersama seorang temanku ke salah satu stasiun televisi. Tetapi disitu juga belum ada peluang untukku. Temanku mendapat panggilan dan langsung disuruh untuk bekerja. Setelah beberapa hari bekerja ia merasa jabatan yang ia terima tidak sesuai dengan lamaran yang ia kirim. Seharusnya bagian Administrasi, malah ia meranngkap hampir semua bagian. Dari mulai administrasi keuangan, cari sponsor, make-up, style dan sebagainya. Dia merasa tanggung jawab yang begitu besar yang harus diembankan. Alhasil ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Mungkin itu menjadi alasan kenapa Allah belum kabulkan doaku untuk bekerja di tempat itu. Ku yakin Allah tahu pekerjaan yang terbaik untukku. Banyak hikmah yang bisa ku ambil dari setiap kejadian. Belajar menyikapi hikmah itu yang perlu aku tingkatkan. Supaya ini bisa menjauhkanku dari sikap mudah mudah putus asa dan kecewa. Aku bersyukur ternyata Allah masih sayang pada ku. 
Kini ku mulai belajar untuk tidak lagi memaksakan kehendakku, berusaha untuk selalu berkhusnuzhon pada Allah. Aku beristirahat sejenak untuk tidak melamar pekerjaan, bukannya aku gagal dan berputus asa tetapi hanya butuh waktu untuk bermuhasabah diri dan menumbuhkan energi untuk kembali optimal. Kembali ku belajar mengambil hikmah dengan aku yang belum bekerja sekarang. Boleh jadi ini dikarenakan abangku yang meninginkanku untuk mengelola usahanya sementara waktu. Isterinya yang sudah masuk hamil 9 bulan, tidak memungkinkan lagi untuk ia bisa beraktivitas seperti biasanya sedangkan abangku yang alhamdulillah diterima sebagai PNS juga tak punya cukup waktu untuk mengelola usahanya sepanjang hari. Oleh karena itu ia menginginkanku untuk menjaga conternya sambil menunggu waktu penerimaan CPNS yang diisu-isukan bulan depan. Berharap banget bisa jadi pegawai PNS. Aamiin. :)
Disela-sela waktu ku menjaga conter, ku habiskan waktu untuk perbanyak membaca buku, mencari informasi penting di internet serta ku lakukan hal-hal bermanfaat lainnya. Walaupun kadang suntuk menghampiri, tapi itu bukan menjadi blokade ku untuk berkarya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar