Sabtu, 25 Januari 2014

Goresan hati

Andai kalian tahu apa yang ku rasakan sekarang ini, teman ? Aku lelah, aku bosan. Aku sudah berusaha bersyukur, tetapi rasanya sulit banget untuk ku jalani. Badan yang kurang sehat dan pikiran yang gundah gulana. Walaupun begitu aku harus tetap jalani. Mungkin ini ada hubungannya juga dengan adikku yang paling bungsu. Setiap kali dia dirumah, perasaan ku tak tenang. Oh ya aktivitasku sekarang hanya bantu-bantu jaga conter kakakku. Kebetulan conternya menyatu dengan rumah kami. Conternya tepat berada di depan kamar adikku dan kalau mau buka conter harus melewati kamar adikku. Setiap hari ku ditemani sepi, dari bangun tidur sampe tidur lagi hanya sendirian di conter. Dan itu cukup membuat ku suntuk dan bosan di rumah. Di rumah kami hanya tinggal berempat. Orang tua kami di kampung, sementara abangku kalau siang-siang bekerja, Adik ku yang perempuan kuliah tetapi sekarang lagi libur dan dia pun liburan dikampung. Sementara adikku yang paling bungsu Umurnya 18 tahun dan jauh dari banggaan orang tua. Udah berapa kali pindah sekolah dan akhirnya hampir 1 bulan ia berhenti dari sekolah. Selama tidak sekolah, ia hanya di rumah. kadang-kadang main dan gak pulang. Mungkin adikku boleh dibilang nakal. Dari SMP sampai sekarang SMA  masih dengan perilaku yang sama. Orang tua kami dibuat nangis olehnya. Kami sudah tak tahu cara mengatasinya. Hanya doa yang hanya bisa kami panjatkan untuknya. Rasa sayang kami terhadap ia pun hilang. Banyak alat-alat kami di rumah di jual olehnya. Aku pun cukup kesal, karena barang yang ku miliki di rusak olehnya. Dari modem ku yang ia curi dan dijual, laptop ku yang di dudukinya dengan alasan yang tak sengaja, motorku yang di rusakinya dan sekarang aki motorku di tukarkan dengan motornya. Dinasehatin, malah dia melawan lebih kasar. Allah berikan dia hidayah dan buka pintu hatinya untuk selalu dijalan Mu. Amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar